Betulkah Allah Sang Khalik telah menghalalkan babi dan binatang haram lainnya untuk dimakan oleh manusia ciptaan-Nya seperti yang sekarang diyakini oleh kebanyakan orang Kristen?
Kebanyakan Pendeta, Majelis, Diakon/Diakones/Presbyter/Penatua/Samas
dan miliaran
orang Kristen mengatakan babi sudah halal dimakan tetapi Alkitab mengatakan bahwa babi dan binatang haram lainnya tetap
haram! Pendapat yang mengatakan bahwa babi halal dimakan adalah pendapat yang
sangat keliru dan bertentangan dengan firman Tuhan yang kekal dalam Alkitab. Babi tetap haram sampai selama-lamanya karena
babi tetap tidak memamah biak (Imamat 11:7). Firman Allah tetap kekal (tidak berubah)
sampai selama-lamanya (Mazmur 89:35; Ulangan 4:2 dan Matius 5:17-19). Ingat, tidak
semua orang Kristen makan daging babi dan daging binatang haram. Mereka yang
tidak makan daging babi dan daging binatang haram lainnya lebih taat kepada
perintah/Firman Allah daripada ajaran manusia yang menganggap babi dan binatang
haram lainnya sudah halal. Apa rencana Allah bagi tubuh kita sehingga Dia
melarang kita untuk makan daging binatang haram, seperti babi, dll?.
Hanya
ada satu cara untuk mengetahui apa yang baik untuk tubuh yang rumit ini, yaitu
dengan meminta petunjuk dari Pencipta sendiri. Hanya pembuatnyalah yang
memiliki petunjuk pemakaian barang yang terbaik untuk produknya. Pembuat mobil
selalu menyediakan petunjuk pemeliharaan mobil dalam manual booknya termasuk bahan bakar, suku cadang, dan pelumas yang
harus digunakan supaya mobil tidak mudah rusak.
Pada
saat Tuhan membuat tubuh anda dan saya, Ia juga membuat petunjuk pemakaian yang
khusus termasuk bahan bakar (makanan yang tepat) dan pemeliharaannya (Crews
2006, hlm 13). Seorang ahli nutrisi makanan ternak tahu bagaimana formulasi
makanan yang tepat agar seekor ternak dapat tumbuh sehat. Apalagi Allah, Dia lebih
tahu makanan apa yang baik bagi manusia karena manusia adalah ciptaan-Nya
sehingga Dia peduli akan makanan yang kita makan agar kita tumbuh sehat dan
tidak berpenyakit dan bahkan
agar kita kudus (Imamat 11:44,45; I
Petrus 1:16). Rasul Paulus berkata: “Tidak tahukah kamu,
bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? Jika ada
orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab
bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu” (I Korintus 3:16-17). Karena kita
adalah bait Allah, maka kita harus menjaganya agar tidak dinajiskan oleh daging
binatang haram (unclean animal, Alkitab Bahasa Inggris KJV, CEV, TEV) atau
binatang yang tidak bersih atau kotor seperti
babi, kelinci, unta, burung unta, marmot, ikan patin. Ikan lele, belut,
udang, burung hantu, bangau, tikus, ular, dll. Selain itu kita juga harus
menjaga tubuh kita dari pemakaian bahan-bahan yang membahayakan kesehatan
seperti narkoba, minuman keras (alkohol) seperti Sopi, Laru, Moke, Minuman
Keras Cap Tikus, bir, sirih pinang, rokok lainnya, dll.
Allah melarang kita
makan daging babi (Imamat 11:7) karena babi tidak memamah biak. Sampai sekarang
babi tetap tidak memamah biak. Jika Allah mengubah firman-Nya untuk menghalalkan daging babi
sedangkan babi masih memamah biak sampai saat ini, itu berarti Allah berdusta
dengan firman-Nya. Jika Allah
telah menghalalkan babi untuk dimakan maka tentunya Dia akan mengubah babi
menjadi seekor binatang yang memamah biak seperti halnya dengan domba, kambing,
kerbau, lembu, sapi,dll sehingga kita sebagai umat-Nya tidak akan ragu-ragu
memakan binatang-binatang itu. Tetapi Allah tidak akan melakukannya.Mengapa?
Karena perintah melarang makan binatang haram diucapkan langsung oleh Allah
kepada Musa dan Harun untuk diteruskan kepada umat Israel dan semua manusia
(Imamat 11:1,2). Apa yang keluar darin bibir Allah tidak akan diubah-Nya
(Mazmur 89:35 dan Ulangan 4:2). Kalau kita bertanya kepada
seorang ahli peternakan atau seorang dokter hewan atau kita mengamati sendiri apakah
babi memamah biak sekarang atau tidak, tentu kita akan melihat kenyataan bahwa
sampai sekarang babi tidak memamah biak. Allah tidak mungkin berdusta dengan menghalalkan babi untuk
dimakan padahal alasan babi haram tidak dirubah-Nya.
Manusia
termasuk para pendeta, majelis dan para pemimpin agama lainnya bisa saja keliru
memahami
firman Tuhan sehingga mereka melenceng dari kebenaran (Firman Tuhan) dan ada
kemungkinan mereka keliru mengajarkan firman Tuhan tentang binatang yang haram dan
halal kepada umat/jemaat. Ingat, Akitab tidak akan pernah keliru karena berisi Firman Tuhan
tetapi manusia termasuk pemimpin agama bisa keliru memahami firman Tuhan.
Contoh, para ahli Taurat pada zaman Tuhan Yesus sering mengutamakan
tradisi/adat isitiadat daripada perintah Allah (Markus 7:7-9). Kebanyakan para
ahli Alkitab sekarang pun tidak ubahnya seperti ahli Taurat yang mengabaikan
perintah Tuhan demi memuaskan hati mereka. Misalnya, Allah melarang umat-Nya makan
daging binatang haram seperti babi, dll tetapi mereka mengajar umat dengan
berbagai dalih dan alasan sehingga perintah Allah khususnya yang mengatur
binatang yang haram dan halal telah diabaikan oleh banyak umat Kristen. Dengan
demikian umat menjadi berdosa karena mendapat ajaran yang salah.
Pendeta Yohanes V.
Doloksaribu, S.Th, MA
adalah salah seorang yang konsisten pada firman Tuhan dalam Alkitab dan tidak mempertentangkan ayat-ayat
dalam Alkitab dari Kejadian (PL) sampai kitab Wahyu (PB) menjelaskan kepada
kita tentang ayat-ayat yang telah disalahmengerti oleh mayoritas umat Kristen
dan pembaca Alkitab lainnya di seluruh dunia yang menganggap bahwa perintah
Allah tentang larangan memakan daging binatang haram (unclean animal) seperti
babi, dll sudah tidak berlaku lagi sekarang. Berikut ini adalah ayat-ayat
firman Allah dalam Alkitab khususnya dalam Perjanjian Baru yang disalahmengerti
umat Kristen untuk makan daging binatang haram seperti babi, dll:
1
Timotius 4:4
“Karena semua yang diciptakan Allah itu
baik dan suatu pun tidak ada yang haram, jika diterima dengan ucapan syukur.”
Sepintas,
sepertinya ayat ini menguatkan pendapat sebagian orang yang mengatakan, “segala
sesuatu dapat dimakan karena tidak ada yang haram.” Sering pelajar Alkitab
dibingungkan oleh ayat ini tetapi oleh tuntunan Roh Kudus, pelajar Alkitab yang
sungguh-sungguh akan mengerti segala maksud Tuhan bagi umat-Nya
Manakala kita membaca
tulisan-tulisan dari hamba Tuhan rasul Paulus, kita sangat perlu merenungkan
sejenak apa yang dikatakan oleh rasul Petrus dalam suratnya, 2 Petrus 3:16,
“... dalam surat-suratnya (rasul Paulus)
itu, ada hal-hal yang sukar dipahami, sehingga orang-orang yang tidak
memahaminya dan yang tidak teguh imannya, memutarbalikkannya menjadi kebinasaan
bagi mereka sendiri, sama seperti yang juga mereka buat dengan tulisan-tulisan
yang lain.”
Rasul Petrus,
seorang rasul yang besar, ketika dia membaca tulisan-tulisan Paulus, mengatakan
bahwa, “ ada hal-hal yang sukar dipahami”.
Oleh sebab itu, marilah kita memohon kuasa Roh Kudus, hikmat dari Tuhan, agar
kita dimampukan untuk mengerti hal-hal yang sukar dipahami tersebut.
Dalam
mempelajari Alkitab, kita tidak boleh membahas satu ayat saja tanpa
menghubungkannya dengan ayat-ayat yang lain. Dengan kata lain, biarlah Alkitab
itu yang menerangkan dirinya sendiri (Alkitab itu sendiri). Karena ayat-ayat di
dalam Alkitab saling berkaitan dan saling mendukung. Tidak ada yang saling
bertentangan.
Mari kita mulai
membacanya dari ayat yang pertama (1 Timotius 4:1, “ Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada
orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan.”
Apakah ajaran penyesat dan ajaran setan-setan tersebut? Mari kita lanjutkan
pada ayatnya yang ketiga, “Mereka itu
melarang orang kawin, melarang orang makan makanan yang diciptakan Allah supaya
dengan pengucapan syukur dimakan oleh orang yang percaya dan yang telah
mengenal kebenaran.”
Ajarannya adalah:
1.
Mereka melarang orang kawin
2. Mereka
melarang orang memakan makanan yang diciptakan Allah
Ada sebagian
ajaran keagamaan yang mengharuskan pemimpin agamanya untuk tidak kawin. Alkitab
dengan tegas mengatakan bahwa, “Tidak baik jika manusia itu seorang sendiri
saja”, Allah memberi perintah agar manusia itu kawin dan “beranak cuculah dan bertambah banyak” (Kejadian 1: 28). Dengan
demikian ajaran yang melarang orang untuk kawin adalah bertentangan dengan
ajaran Alkitab.
Kita lanjutkan
membaca ayat yang ketiga “Melarang orang
memakan makanan yang diciptakan Allah.” Kita perlu mengetahui dengan jelas
mengenai “ MAKANAN YANG DICIPTAKAN ALLAH. Kalimat ini diterjemahkan dari bahasa
asli Alkitab Perjanjian Baru, yaitu bahasa Yunani, dari kata broomátoon1, yang berarti
semua makanan yang diciptakan Allah. Makanan yang diciptakan Allah, apakah itu?
Ada tiga kelas
makanan manusia.
1.
Kelas
pertama
adalah buah-buahan dan biji-bijian
(Kejadian
1:29, “berfirmanlah Allah: ’lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala
tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang
buahnya berbiji; itulah yang menjadi makananmu.’” Ini adalah makanan kelas
pertama, kelas utama dari makanan yang diciptakan Allah untuk dikonsumsi oleh
manusia. Makanan manusia waktu di Taman Eden sebelum jatuh ke dalam dosa adalah
buah-buahan dan biji-bijian.
2.
Kelas kedua adalah
tumbuh-tumbuhan dan sayur-sayuran
Kejadian
3:18, “semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan
tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makanan bagimu.” Tumbuh-tumbuhan dan
sayur-sayuran adalah sebagai tambahan makanan setelah manusia jatuh ke dalam
dosa.
3.
Kelas ketiga adalah
daging
Kejadian
9:3, “ segala yang bergerak yang hidup akan menjadi makananmu. Aku telah
memberikan semuanya itu kepadamu seperti juga tumbuh-tumbuhan hijau. Ini adalah
makanan kelas ketiga yaitu daging yang
diizinkan Allah untuk dimakan setelah air bah karena tidak ada lagi
tumbuh-tumbuhan.
Makanan manusia
berubah dari yang tidak bergerak (tumbuh-tumbuhan, sayur-sayuran, buah-buahan
dan biji-bijian) menjadi yang bergerak (binatang-binatang). Mengenai sayur-sayuran,
buah-buahan dan biji-bijian, tidak dipersoalkan apakah itu bisa dimakan atau
tidak bisa dimakan. Tetapi mengenai binatang, sangat banyak diperbincangkan
orang. Yang sangat penting kita tanyakan adalah, “apakah semua binatang itu
adalah “ makanan yang diciptakan Allah” apakah semua binatang itu diizinkan
Allah untuk dimakan?”
Tidak semua
buah-buahan dan biji-bijian itu menjadi makanan, demikian juga halnya dengan tumbuh-tumbuhan.
Manusia mencoba terlebih dahulu, kalau enak mereka akan memakannya; tetapi
kalau tidak enak, maka mereka tidak akan memakannya lagi. Tetapi mengenai
binatang, ada peraturannya; karena Tuhan telah memberikan ketentuan yang sangat
jelas tentang hal itu.
Mari kita
membacanya dalam Kitab Imamat 11 dan Ulangan 14 . Di dalam kedua pasal tersebut
dijelaskan mana binatang yang boleh dimakan (makanan) dan mana yang tidak boleh
dimakan (bukan makanan). Dalam Imamat 11:2 dikatakan, “inilah binatang yang
boleh kamu makan” sedangkan dalam Imamat 11:4 dikatakan, “inilah binatang yang
tidak boleh kamu makan.” Makanan yang diciptakan Allah selalu diawali dengan
kalimat “inilah binatang yang boleh kamu makan.”Sedangkan yang diawali dengan
kalimat, “inilah binatang yang tidak boleh kamu makan, “ bukan makanan. Jadi
dari semua binatang yang diciptakan Allah ada yang menjadi makanan dan ada yang
bukan makanan. Untuk lebih jelasnya mari kita buat pengelompokannya agar kita lebih
mengerti tentang hal ini. Makanan yang boleh dimakan adalah makanan yang
diciptakan Allah, ini adalah binatang yang halal. Sedangkan binatang yang
kepadanya Allah mengatakan untuk tidak boleh dimakan adalah bukan makanan dan
ini tergolong binatang yang haram.
1.
Binatang berkaki empat (Imamat 11:2-8)
11:2
Katakanlah kepada orang Israel, begini: Inilah binatang-binatang yang boleh
kamu makan dari segala binatang berkaki empat yang ada di atas bumi.
11:3 Setiap
binatang yang berkuku belah yaitu yang kukunya bersela panjang dan yang memamah
biak boleh kamu makan
11:4 tetapi inilah yang tidak boleh kamu makan dari
yang memamah biak atau dari yang berkuku belah: unta, karena memang memamah
biak, tetapi tidak berkuku belah; haram
itu bagimu
11:5 Juga pelanduk karena memang memamah biak,
tetapi tidak berkuku belah; haram itu bagimu.
11:6 Juga kelinci, karena memang memamah biak tetapi
tidak berkuku belah, haram itu bagimu.
11:7 demikian juga babi hutan karena memang berkuku
belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak; haram itu
bagimu
11:8 Daging binatang-binatang itu janganlah kamu
makan dan bangkainya janganlah kamu sentuh;
haram semuanya itu bagimu.
Binatang yang boleh dimakan (halal)
dari jenis berkaki empat, yaitu yang
berkuku belah dan memamah biak
(ayat 3). Kalau binatang itu hanya memenuhi salah satu dari dua syarat
tersebut, maka binatang itu tidak halal, melainkan haram. Contoh binatang yang
halal: sapi, kerbau, kambing, rusa, dan sebagainya.
Contoh binatang
yang haram:
v Unta,
memamah biak tetapi tidak berkuku belah
v Pelanduk,
memamah biak tapi tidak berkuku belah
v Anjing,
berkuku belah tapi tidak memamah biak
v Khusus
mengenai babi dan tikus serta binatang haram lainnya, dengarkanlah firman Tuhan
yang tertulis di dalam Yesaya 66:15-17
Ayat 15. “ Sebab sesungguhnya, TUHAN akan datang
dengan api, dan kereta-kereta-Nya akan seperti puting beliung, untuk melampiaskan
murka-Nya dengan kepanasan dan hardik-Nya dengan nyala api.
Ayat 16. “Sebab TUHAN akan menghukum segala yang
hidup dengan api dan dengan pedang-Nya, dan orang-orang yang mati terbunuh oleh
TUHAN akan banyak jumlahnya.
Ayat 17. “Mereka yang menguduskan dan mentahirkan
dirinya untuk taman-taman dewa, dengan mengikuti seseorang yang ada di
tengah-tengahnya, yang memakan daging babi dan binatang-binatang jijik serta
tikus, mereka semuanya akan lenyap sekaligus, demikianlah firman TUHAN.”
Alkitab menasehatkan kita agar tidak
memakan semua binatang haram (yang bukan makanan) termasuk babi dan tikus,
jangan pernah mencoba untuk memakannya dan kalau kita sudah terlanjur
memakannya maka setelah mendengar firman Tuhan pada saat ini, hendaklah kita
meninggalkan kebiasaan kita tersebut. Dengarlah firman Tuhan tentang binatang
yang haram yang tidak boleh kita makan.
2. Binatang yang hidup di dalam air (Imamat
11:9-12)
11:9
Inilah yang boleh kamu makan dari segala yang hidup di dalam air: segala yang
bersirip dan bersisik di dalam air, di dalam lautan, dan di dalam sungai,
itulah semuanya yang boleh kamu makan.
11:10 Tetapi segala yang tidak bersirip atau
bersisik di dalam lautan dan di dalam sungai, dari segala yang berkeriapan di
dalam air dan dari segala makhluk hidup yang ada di dalam air, semuanya itu
kejijikan bagimu.
11:11 Sesungguhnya haruslah semuanya itu kejijikan
bagimu; dagingnya janganlah kamu makan, dan bangkainya haruslah kamu jijikkan.
11:12 Segala yang tidak bersirip dan tidak bersisik
di dalam air, adalah kejijikan bagimu.
Allah berfirman bahwa dari segala binatang yang hidup di dalam air,
hanya yang bersirip dan bersisik
(ayat 9) sajalah yang boleh kamu makan. Karena binatang yang bersirip dan
bersisik itu sajalah yang halal, selebihnya haram, tidak boleh dimakan. Apa-apa
saja binatang yang halal dan haram tersebut?
Binatang
yang halal: ikan mas, ikan mujair, ikan gabus, ikan tongkol, dan sebagainya.
Binatang yang haram:
v Udang,
bersisik tapi tidak bersirip
v Ikan
patin, bersirip tetapi tidak bersisik
v Kepiting
v Cumi-cumi
v Ikan
lele
v Belut,
dsb
3.
Unggas (Imamat 11:13-23)
11:13 Inilah yang harus kamu jijikkan dari
burung-burung, janganlah dimakan, karena semuanya itu adalah kejijikan: burung
rajawali, ering janggut dan elang laut;
11:14 elang
merah dan elang hitam menurut jenisnya;
11:15 setiap
burung gagak menurut jenisnya;
11:16 burung
unta, burung hantu, camar dan elang sikap menurut jenisnya;
11:17 burung
pungguk, burung dendang air dan burung hantu besar;
11:18 burung
hantu putih, burung undan, burung ering;
11:19 burung
ranggung, bangau menurut jenisnya, meragai dan kelelawar.
11:20 Segala binatang yang merayap dan bersayap dan
berjalan dengan keempat kakinya adalah kejijikan bagimu.
11:21 Tetapi inilah yang boleh kamu makan dari
segala binatang yang merayap dan bersayap dan yang berjalan dengan keempat
kakinya, yaitu yang mempunyai paha di sebelah atas kakinya untuk melompat di
atas tanah.
11:22 Inilah yang boleh kamu makan dari antaranya:
belalang-belalang menurut jenisnya, yaitu belalang-belalang gambar menurut
jenisnya, belalang-belalang kunyit menurut jenisnya, dan belalang-belalang padi
menurut jenisnya.
11:23 Selainnya segala binatang yang merayap dan
bersayap dan yang berkaki empat adalah kejijikan bagimu.
Apakah semua unggas dapat dimakan?
Tentu saja tidak. Kita tidak boleh memakan segala jenis unggas, karena ada
unggas yang halal, juga ada unggas yang haram. Ciri-ciri dari unggas yang
halal, yang boleh dimakan adalah “mempunyai
paha” di sebelah atas kakinya” (ayat
21). Jadi yang memiliki paha boleh kita makan karena itu halal; sedangkan yang
tidak memiliki paha tidak boleh dimakan, karena itu haram.
Unggas yang
halal: ayam, bebek, entok, merpati, dan sebagainya.
Unggas yang
haram: bangau, burung hantu, elang, dan sebagainya
4.
Binatang merayap
Imamat 11:23, “Selainnya segala
binatang yang merayap dan bersayap dan yang berkaki empat adalah kejijikan
bagimu.” Alkitab dengan tegas menyatakan bahwa segala binatang yang merayap
adalah kejijikan (haram) bagi manusia.
Contoh:
Ular, komodo,
cecak, kadal, biawak, dsb
Sekarang kita
sudah mengetahui dengan jelas bahwa
tidak ada makanan yang diciptakan Allah itu yang haram, karena yang haram itu
bukan makanan yang diciptakan Allah untuk dikonsumsi oleh manusia. Dan kita
juga dapat mengerti dengan jelas, mengapa rasul Paulus menulis dalam 1 Timotius
4:4, “karena semua yang diciptakan Allah itu baik dan suatupun tidak ada yang
haram jika diterima dengan ucapan syukur,”
Ayat keempat ini
adalah sambungan dari ayat yang ketiga, yang membicarakan tentang makanan yang
diciptakan Allah.
Rasul Paulus dengan tegas mengatakan
bahwa MAKANAN YANG DICIPTAKAN ALLAH ITU
TIDAK ADA YANG HARAM. Dalam ayat ini, rasul Paulus ingin memberitahukan
sesuatu yang akan datang, bila itu pada hari-hari terakhir (ayat 1), agar umat
Tuhan mewaspadainya. Jadi, jika ada ajaran yang melarang kita untuk memakan
makanan yang diciptakan Allah (contoh: sapi tidak boleh dimakan karena keramat,
atau tidak boleh memakan daging pada hari-hari tertentu karena itu adalah
tantangan dari daging tersebut atau ada lagi di suatu daerah yang melarang
orang untuk memakan satu jenis ikan yang
dianggap keramat” ingatlah bahwa itu adalah ajaran sesat, ajaran yang tidak
berasal dari Alkitab karena rasul Paulus telah terlebih dahulu memperingatkan
tentang hal itu. Di Tanah Toraja, Sulawesi Selatan di sebuah telaga di Tilanga
hidup sejenis ikan yang mereka sebut masapi.
Ikan itu kepalanya mirip ular, tapi badannya mirip ikan gabus. Panjang
normalnya adalah 75 cm sampai 1 meter. Tapi induk ikannya, atau rajanya, lebih dari satu meter dan diameter tubuhnya
hampir sebesar paha manusia dewasa. Mereka mengatakan bahwa itu adalah ikan keramat,
ikan tetesan dewa. Jangan pernah menangkapnya apalagi memakannya. Ini juga
adalah ajaran sesat yang rasul Paulus telah nasehatkan sebelumnya. Selagi
binatang itu halal itu diciptakan Allah untuk menjadi makanan. Mari kita baca
ayat selanjutnya (ayat 5) “sebab semuanya
itu dikuduskan oleh Firman Allah dan oleh doa.” Untuk lebih lengkapnya mari
kita baca mulai dari ayat 4, “karena semua yang diciptakan Allah (makanan yang
diciptakan Allah, binatang yang halal) itu baik suatupun tidak ada yang haram
jika diterima dengan ucapan syukur sebab semuanya itu dikuduskan oleh firman
Allah dan oleh doa”.
Semua makanan
yang dimakan oleh umat Tuhan harus dikuduskan oleh firman dan oleh doa.
Artinya, makanan itu sah dan boleh dimakan, kalau firman Tuhan memperbolehkannya.
Kalau firman Tuhan katakan boleh dimakan itu boleh dimakan. Tetapi kalau firman
Tuhan mengatakan itu tidak boleh dimakan, jangan pernah kita memakannya karena
itu bukan makanan, hindarkanlah. Dan segala jenis makanan (binatang yang
halal), sebelum kita memakannya harus terlebih dahulu dikuduskan oleh doa,
artinya kita harus terlebih dahulu berdoa sebelum memakannya.
Banyak orang yang mengaku pengikut
Tuhan, tetapi memakan semua binatang yang dia sukai. Mereka mengatakan, asalkan
sudah didoakan terlebih dahulu, maka semua binatang utu bisa dimakan. Ingatlah,
doa tidak dapat merubah binatang yang haram (bukan makanan) menjadi binatang
yang halal (makanan), walaupun binatang yang haram itu didoakan berjam-jam
lamanya, itu tidak akan pernah berubah menjadi halal; karena babi, anjing,
kucing, udang belut, lele dan segala jenis binatang haram lainnya tidak
dikuduskan oleh firman Tuhan sebagai makanan bagi manusia.
Kesimpulan:
1.
Melarang orang untuk kawin bukan ajaran
dari Allah
2. Makanan
yang diciptakan Allah tidak ada yang haram
3. Yang
boleh dimakan oleh umat Tuhan adalah makanan yang dikuduskan oleh firman Allah
dan doa
(Bersambung.....)
komentar dikit soal kawin ya, hehehehe
ReplyDeleteMatius 19:11 Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: "Tidak semua orang dapat mengerti perkataan itu, hanya mereka yang dikaruniai saja. 19:12 Ada orang yang tidak dapat kawin karena ia memang lahir demikian dari rahim ibunya, dan ada orang yang dijadikan demikian oleh orang lain, dan ada orang yang membuat dirinya demikian karena kemauannya sendiri oleh karena Kerajaan Sorga. Siapa yang dapat mengerti hendaklah ia mengerti."
sangat jelas dikatakan, siapa yang dapat mengerti hendaklah ia mengerti
tks, hebat kmu leni...
DeleteThanks pak Roni and oak Roku
Deletesaya tertarik mengomentari perihal memakan daging babi,baru pagi tadi saya membaca yesaya 65 ayat 4 juga mendukung larangan dan haramnya memakan daging babi.
ReplyDeleteKalau memang ada larangan makan babi saya rasa tidak ada masalah, bukankah alkitab sering direvisi yah revisi aja tulis disitu bahwa babi halal selesai begitu saja kok repot.
Deletesyaloom saya boleh minta referensi buku mengenai mengenai pembahasan akademis mengenai makanan haram ini?
ReplyDeleteinikan perjanjian lama keles
ReplyDeletelol
Matius 5 : 18.... satu titikpun tidak dihilangkan dari Taurat... sampai kapan??? silahkan dibaca
DeleteEnjoy aja yang penting tahu batasan dan nafsu, jangan terjebak spt Kibrot Taawa
ReplyDeletehaaaaaaaaaaaaaa :v :v
ReplyDeleteALKITAB itu terdiri dari PERJANJIAN LAMA & PERJANJIAN BARU
kalo Anda berpatokan dg perjanjian lama maka anda masih memegang yg namax BUDAYA
tapi kalo anda memegang perjanjian baru anda akan mengerti tentang PENGGENAPAN FIRMAN TUHAN
Matius 5 : 18... satu "iota" tidak akan hilang... sampai kapan??? apa yang terjadi bagi yang menghapus???
DeleteImamat 11:46 (TB) Itulah hukum tentang binatang berkaki empat, burung-burung dan segala makhluk hidup yang bergerak di dalam air dan segala makhluk yang mengeriap di atas bumi,
DeleteImamat 11:47 (TB) yakni untuk membedakan antara yang najis dengan yang tahir, antara binatang yang boleh dimakan dengan binatang yang tidak boleh dimakan."
Ini bukan tentang hukum taurat bro. Mungkin bro bisa membedakan antara 10 hukum taurat dan hukum tentang binatang yg boleh dimakan atau tidak.
Matius 5:18 (TB) Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.
Kitab selalu di revisi? Dimana letak kemurniannya?
ReplyDeleteBuat Jhon Geral ini memang Perjanjian lama,cuma jangan salah soalnya di perjanjian lama juga terdapat 10 HUKUM..!! baca yang bener,di atas uda ada detailnya.. termasukini tertulis di atas perjanjian baru Matius 5:17 "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya 5:18 Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi 5:19 Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga
ReplyDeletemaaf..siapakah kegenapan hukum taurat itu...kerajaan sorga bukan tentang makanan tetapi tentang kuasa....jadi orang - orang yang hidup dalam kristus adalah ciptaan baru yang lama sudah berlalu..ingat ini jaman anugerah dimmana kita adalah ciptaan aru..jangan lagi bicara haram ato halal karna Allah di dalam Kristus adalah kegenapan hukum taurat hanya Dia yang mampu dan dapat melakukan hukum taurat..sedang kita...hehehehe hanya kasih karunia....
Delete
DeleteHalo pak/bu , Jika kita belajar dengan baik tentang hukum Taurat , maka kita akan dapati bahwa ternyata dalam Injil terdapat berbagai macam hukum hukum Taurat yang masing asing mempunyai tujuan , Jadi jika satu ayat menyatakan bahwa kedatangan Yesus telah menggenapi dan menghapus hukum Taurat bukan berarti semua hukum huku taurat dihapuskan . Jika bapak/Ibu membaca dengan bijak dan baik kitab2 perjanjian lama dari Kejadian-Keluaran-Imamat-Bilangan-Ulangan , maka akan bapak/ibu dapati bahwa Hukum Taurat terbagi sesuai dengan tujuan nya . Bisa buka dan baca postingan saya yang lain tentang HUKUM TAURAT berikut : http://myonlineevangelism.blogspot.co.id/2012/12/the-torah-atau-hukum-taurat.html
Di ilmu kedokteran ternyata juga sejalur dgn apa yg ada di alkitab. Semua yg dilarang diakitab trnyata memang buruk untuk tubuh kita. Coba yg masih ga percaya cek sendiri kolesterol n lemak kalo terus terusan makan yg dilarang di alkitab
ReplyDeleteLobster, udang, kerang, lele, belut kan mengandung banyak protein, knp dl Al - kitab di haramkan?
DeleteKalau Tuhan memberikan larangan pasti ada alasannya. Dan kalau kita perhatikan semua binatang yang diharamkan dalam alkitab memang tidak baik dikonsumsi manusia. Contohnya cumi-cumi yang mengandung kolesterol tinggi, kerang itu memakan logam berat yang ada dilaut. Tuhan memang tidak memberikan alasan dan penjelasan yang terperinci..karena kalau semua diberikan alasan dan penjelasan, maka alkitab akan menjadi sangat tebal ☺, pada jaman itu mereka belum mengerti kolesterol dsb. Lobster, udang, belut,lele memang mengandung protein, tetapi binatang2 ini juga mempunyai kandungan yang bisa membahayakan tubuh kita. Menurut saya untuk mendapatkan protein bisa dari sumber makanan yang clean saja. Untuk referensi buku bisa di baca dari buku Rahasia umur panjang tulisan dr Elisabeth Subrata.
DeleteKalau Tuhan memberikan larangan pasti ada alasannya. Dan kalau kita perhatikan semua binatang yang diharamkan dalam alkitab memang tidak baik dikonsumsi manusia. Contohnya cumi-cumi yang mengandung kolesterol tinggi, kerang itu memakan logam berat yang ada dilaut. Tuhan memang tidak memberikan alasan dan penjelasan yang terperinci..karena kalau semua diberikan alasan dan penjelasan, maka alkitab akan menjadi sangat tebal ☺, pada jaman itu mereka belum mengerti kolesterol dsb. Lobster, udang, belut,lele memang mengandung protein, tetapi binatang2 ini juga mempunyai kandungan yang bisa membahayakan tubuh kita. Menurut saya untuk mendapatkan protein bisa dari sumber makanan yang clean saja. Untuk referensi buku bisa di baca dari buku Rahasia umur panjang tulisan dr Elisabeth Subrata.
DeleteHodulah Yahweh Elohim :)
ReplyDeleteThanks ya semuanya...Tuhan berkati ;)
ReplyDeleteHi. Salam kenal. Hehe...dari yang ku ketahui, maaf sebenarnya injil original (diturunkan Allah SWT kepada Nabi Isa AS) kandungan isinya adalah ajaran Islam yang belum sempurna. Jadi ajaran2 dalam Injil lama "similar" dengan Islam. Injil yang saat ini banyak dicetak adalah hasil dari perjanjian baru yang dirancang oleh manusia(coba cek sejarah). :)
ReplyDeleteHi Dida, salam kenal :) menurut sejarah Injil tidak diturunkan tetapi ditulis oleh murid2 dan para rasul yang diilhami rohul kudus krn mengalami kebersamaan dengan Nabi Isa pada jaman itu. Injil memberitakan tentang datangnya Nabi Isa yang pertama kali ke Dunia untuk menyelamatkan umat manusia yang telah jatuh kedalam dosa, dan Injil juga memberitakan tentang kedatangan nabi Isa yang ke dua kali untuk menghakimi orang2 yang berdosa kelak yang tidak percaya kepada pemberitaan kedatangannya yg pertama itu . Seluruh umat manusia saat ini seharusnya menunggu kedatangan nabi Isa utk kedua kalinya . Alkitab terdiri dari Taurat, Zabur dan Injil . Quran kemudian ditulis oleh rekan2 Muhammad pada jamanya, menurut sejarah Ilham diturunkan kepada nabi Muhammad kemudian untuk mengembalikan umat Allah yang telah menyembah berhala di daerah timur tengah pada waktu itu . Quran diberikan bagi mereka yang tidak mengenal kitab taurat, zabur dan injil . Alkitab dan Quran isi dan tujuan nya sama yaitu menuntun kita umat Allah untuk kedatangan Nabi Isa yang kedua kali :) yang memegang Alkitab jika dibaca dan dilakukan dengan benar pasti akan menjadi pengikut nabi Isa pada kedatangan yang kedua kali , begitupun yang memegang Quran, jika membaca Quran dengan benar dan menurutinya, pasti akan menjadi pengikut nabi Isa kelak pada kedatangannya yang kedua . Amiinnnnn :)
Deletefor Mb. KEKE Leni... Injil tidak di turunkan tetapi ditulis langsung oleh murid2 yesus dan rasul2 yang diilhami roh kudus....!!!
Deletememang tepat alasan Kristen mengatakan Injil tidak/bukan diturunkan dalam bentuk Wahyu Allah kepada Yesus, agar kesan memang Yesus yang ngomong sendiri dalam kapasitasnya sebagai Tuhan... padahal nyata bahwa Yesus hanya Utusan/pesuruh dari sang pencipta untuk menyampaikan wahyu2 Allah untuk disampaikan...!!
Intinya yesus ya sama dengan Muhammad, sebagai utusan, dan Alkitab serta Alquran adalah wahyu2 Allah yang diberikan/diturunkan melalui nabi2 tersebuut dimasa masa kenabian mereka masing2... begitupun dengan Taurat, Zabhur yang diturunkan oleh Nabi2 utusan Allah.
Persoalan penulisan, atau dituliskan bahkan dihapalkan alquran tersebut (hafid) itu hanya bagian penjelasan kitab suci itu bisa berbentuk buku atau kumpulan firman2 allah tsb.
Sesungguhnya Islam pun menyakini akan datangnya (turunnya) nabi Isa, as (Yesus) untuk kedua kalinya kemuka bumi ini di akhir jaman kelak, dan dia akan bersaksi kepada seluruh umat manusia kepada sang Pencipta (Allah) bahwa Yesus tidak pernah menyatakan dirinya adalah Illah (Tuhan) dan Yesus tidak perna mengajarkan untuk menyembahnya...
Pada akhir jaman Yesus akan menjadi pengikut ajaran muhammad, karena pada dasarnya Yesus adalah Muslim, bukan Kristen ataupun Yahudi...
Cari dalam Injil kata Kristen dan Agama Yesus itu Kristen, kalaupun kristen, yang mana apa Protestan atau Katolik.???
for Mb. KEKE Leni... Injil tidak di turunkan tetapi ditulis langsung oleh murid2 yesus dan rasul2 yang diilhami roh kudus....!!!
Deletememang tepat alasan Kristen mengatakan Injil tidak/bukan diturunkan dalam bentuk Wahyu Allah kepada Yesus, agar kesan memang Yesus yang ngomong sendiri dalam kapasitasnya sebagai Tuhan... padahal nyata bahwa Yesus hanya Utusan/pesuruh dari sang pencipta untuk menyampaikan wahyu2 Allah untuk disampaikan...!!
Intinya yesus ya sama dengan Muhammad, sebagai utusan, dan Alkitab serta Alquran adalah wahyu2 Allah yang diberikan/diturunkan melalui nabi2 tersebuut dimasa masa kenabian mereka masing2... begitupun dengan Taurat, Zabhur yang diturunkan oleh Nabi2 utusan Allah.
Persoalan penulisan, atau dituliskan bahkan dihapalkan alquran tersebut (hafid) itu hanya bagian penjelasan kitab suci itu bisa berbentuk buku atau kumpulan firman2 allah tsb.
Sesungguhnya Islam pun menyakini akan datangnya (turunnya) nabi Isa, as (Yesus) untuk kedua kalinya kemuka bumi ini di akhir jaman kelak, dan dia akan bersaksi kepada seluruh umat manusia kepada sang Pencipta (Allah) bahwa Yesus tidak pernah menyatakan dirinya adalah Illah (Tuhan) dan Yesus tidak perna mengajarkan untuk menyembahnya...
Pada akhir jaman Yesus akan menjadi pengikut ajaran muhammad, karena pada dasarnya Yesus adalah Muslim, bukan Kristen ataupun Yahudi...
Cari dalam Injil kata Kristen dan Agama Yesus itu Kristen, kalaupun kristen, yang mana apa Protestan atau Katolik.???
Yesus hidup di jaman sebelum ada yg nama nya Islam. Lalu bagaimana bisa Yesus beragama Islam? Yesus dan nabi2 terdahulu adalah keturunan Yahudi.
DeleteYesus juga bukan beragama Kristen. Kristen itu sebutan untuk para pengikut Kristus. Yesus itu dari bangsa Yahudi.
Yesus dan Muhammad tidak sama dlm posisinya sebagai manusia, mungkin lebih tepat jika Yesus dan Alquran itu sama, sama sama diturunkan kelalui firman . Yesus hadir ke dunia dgn firman Allah kepada Maria yg perawan utk membuktikan kuasa Allah, Alquran hadir di dunia melalui firman Allah kepada Muhammad yang buta huruf utk membuktikan kuasa Allah, jadi jika Muhammad lebih tepat sama dengan Maria yg melahirkan Yesus, Maria dan Muhammad sama sama dipakai oleh Allah utk menghadirkan firman2 dgn maksud utk menyelamatkan umat .
DeleteYesus skrg hidup dan ada di Surga dan kita semua umat manusia sedang menantikan kedatangan Yesus untuk menghakimi dan akan mengambil umat2nya yang telah mengikut dia . sedangkan Muhammad Mati dan tidak akan kembali untuk umatnya . Kita semua hanya menunggu Yesus, sang Isa Almasih .
DeleteNic Kayoi... anda bertanya mana kristen, katolik atau Protestan...
Deletesaya juga bertanya, yang mana Islam? NU atau Muhamadiyah??
bukankah Islam itu berada pada jalan yang lurus? kalau lurus mengapa ada cabangnya??
tak perlu menyerang agama... ini masalah iman seseorang.
لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ
“Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku”. Ayat ini semisal firman Allah Ta’ala,
قُلْ كُلٌّ يَعْمَلُ عَلَى شَاكِلَتِهِ
“Katakanlah: “Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya masing-masing.” (QS. Al Isra’: 84)
أَنْتُمْ بَرِيئُونَ مِمَّا أَعْمَلُ وَأَنَا بَرِيءٌ مِمَّا تَعْمَلُونَ
“Kamu berlepas diri terhadap apa yang aku kerjakan dan akupun berlepas diri terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS. Yunus: 41)
لَنَا أَعْمَالُنَا وَلَكُمْ أَعْمَالُكُمْ
“Bagi kami amal-amal kami dan bagimu amal-amalmu.” (QS. Al Qashshash: 55)
Ibnu Jarir Ath Thobari menjelaskan mengenai ‘lakum diinukum wa liya diin’,
“Bagi kalian agama kalian, jangan kalian tinggalkan selamanya karena itulah akhir hidup yang kalian pilih dan kalian sulit melepaskannya, begitu pula kalian akan mati dalam di atas agama tersebut. Sedangkan untukku yang kuanut. Aku pun tidak meninggalkan agamaku selamanya. Karena sejak dahulu sudah diketahui bahwa aku tidak akan berpindah ke agama selain itu.” (Tafsir Ath Thobari, 24: 704)
Bahasan Mb. KEKE Leni tentang Makanan yang diharamkan dan dihalalkan menurut Alkitab itu sudah tepat, yang Tegas haram..pastikan Haram.. Yang halah pastikan Halal...
ReplyDeletesayangnya kebanyakan umat Kristen/Nasrani menerapkan aturan ganda.. khususnya dalam hal pemahaman makanan yang di Haramkan.
disinilah letak Kontadisksi2 Al kitab mba.KK.Ln.
Nic Coy, Alkitab tidak ada yang kontradiksi, selama saya membaca Alkitab dengan tuntunan yang benar semua ayat saling menjawab dan sejalan,hanya saja mgkn pelaku pelaku yang tidak menghidupkan firman yg ada dlm Alkitab , sama seperti AlQuran kelihatan kontradiksi bagi kami jika melihat pelaku pelakunya yang tidak sesuai, contoh: pelaku terrorist yg merasa adalah perintah Allah dalam Alquran , sedangkan sebagian muslim lain mengutuk perbuatan itu dan menyatakan itu bukan ajaran Aquran ? jadi kesimpulan adalah " Jangan melihat orang2 atau pelaku pelakunya, tetapi baca dan pelajari ajarannya apakah sesuai atau bertentangan ? "
Deletehehehe Kekristenan sudah tidak mengenai haram dan tidaknya makanan seperti tulisan ini. Yesus pernah menegur orang Yahudi yg karena ketaatan pada adat istiadat mereka mereka mengabaikan firman Allah seperti tidak boleh bekerja pada hari sabat. Teman yg menulis artikel ini hanya melihat dari satu sisi mata uang ibarat kata.Alkitab itu ada perjanjian lama dan perjanjian baru.orang yang sudah hidup dalam perjanjian baru tidak di pusingkan lagi dengan berbagai peraturan apalagi adat istiadat. misal harus ibadahnya di hari sabtu saja alias hari sabat. Kekristenan sudah hidup satu level di atas cerita artikel ini. kita sudah tidak harus balik ke barat, atau ke timur, di tenggelamkan atau tidak di tenggelmkan. beribadah di Yerusalem. alkitab dengan jelas berkata bahwa Makanana itu hanya masuk ke dalam perut dan turun lalu ke jamban.itu tidak mengharamkan manusia. kita sudah hidup sebagai orang merdeka bukan lagi hidup dalam perbudakan dosa dan berbagai aturan.
ReplyDeleteada yg mengatakan kristen sudah tidak mengenal haram..bahkan sudah bebas memakan apa saja...pertanyaan saya..siapa yg mengatakan itu,,dan siapa yang berani bertanggung jawab..untuk semua itu,,,,,
ReplyDeleteada satu ayat yang meragukan saya,, apa iya isa almasih itu hidupnya jorok...kalau mau makan tidak pernah cuci tangan dulu,,bagaimana habis pipis dan cebok,,,terus pegang domba dan keledai,,,langsung aja makan gak cuci tangan dulu...karna yang cuci tangan itu ajaran nenek moyang...yang gak cuci tangan ajaran tuhan...
ReplyDeletehi, syalom, iya yang dibahas di ayat tersebut adalah tentang adat istiadat yaitu harus cuci tangan sebelum makan . Ayat tersebut tdk sedang berbicara makanan haram dan halal yang di tetapkan di buku taurat kan ? mereka sedang bebicara tentang adat istiadat ditempat itu, mrk menegur org yg makan tidak cuci tangan terlebih dahulu ( makanan yg akan dimakan pada wkt itu tentulah makanan halal menurut buku taurat ), jadi kalimat " dengan demikian ia menyatakan semua makanan halal" maksudnya adalah semua makanan itu halal dimakan baik cuci tangan atau tidak cuci tangan . Jelas sekali konteks ayat itu kan ?
Deleteada satu ayat yang meragukan saya,, apa iya isa almasih itu hidupnya jorok...kalau mau makan tidak pernah cuci tangan dulu,,bagaimana habis pipis dan cebok,,,terus pegang domba dan keledai,,,langsung aja makan gak cuci tangan dulu...karna yang cuci tangan itu ajaran nenek moyang...yang gak cuci tangan ajaran tuhan...
ReplyDeleteSutresnoaji kamu tidak mengerti maksudnya ya ? Justru Yesus dan murid2 nya itu yg berlatar belakang Yahudi mempunyai tradisi cuci tangan, dan tradisi inilah yg membuat murid2 dan pengikut Yesus mengeur mereka yg tidak punya kebiasaan cuci tangan sebelun makan dan bahkan menjadi pertentangan antara mereka sebagai pengikut Yesus pada wkt itu, baca ayat itu dari awal sampai akhir biar bisa lihat gambaran keadaan/situasi ayat itu .Judulnya "adat istiadat" . Jadi Yesus ingin memperbaiki mereka bahwa jangan hanya krn adat istiadat dlm hal ini "tradisi cuci tangan sebelum makan" akan membuat antar pengikut Yesus saling menegur dan menyalahkan, krn saat menegur dan mengeluarkan kata2 yg menyakitkan itu akan masuk ke hati, tetapi jika makanan yg dimakan tidak cuci tangan itu hanya akan masuk ke dlm perut dan keluar jadi kotoran juga nanti. Inti ajaran Nya bukan pada makanan halal dan haram disitu, tetapi pada adat istiadat atau tradisi yg akan menghalagi mereka untuk hidup sesuai kehendak Tuhan .
DeleteThanks ya..sangat membantu sekali..Tuhan Yesus Kristus memberkati kita semua..Amin
ReplyDeleteSalam sejahtera buat kita semua.
ReplyDeleteBuat kaum islam saya hanay mw bantu penjelasan ajaran alkitab. Yang mungkin jadi oertanyaan bagi kalian bahkan sampai menyatakan bahwa pengikut kristen tidak setia pada alkitabnya. Tapi disaat kami menujukkan kesetiaan kami pada alkitab,unat islam malah menyatakan alkitabnya yang salah sebagai contoh ajaran paulus.
Penjelsan tentang haram :
Dalam alkitab ada dua bagaian berdasarkan jamannya. Perjanjian lama dan perjanjian baru. Umat islam harus sangat sangat paham perbedaan dua injil ini. Paham akan isinya dan cerita alurnya. Pada perjanjian lama dari Allah menciptakan langit dan bumi dan isinya sampai nabi nabi dalam mengajarkan perintah Allah. Diperjanjian lama yahudi atw israel tidak mengenal allah. Padahal Allah sendiri menyayangi israel. Maka muncullah hukum yang disebut hukum taurat. Hukum itu ada macam macam. Ada hukum menandakan kebahagian Allah karena israel mengikuti perintah Allah seperti Akulah Tuhan allahmu jangan aada allah lain selain Aku. Dan hukum mengenai ajaran larangan/haram. Umat islam harus bener bener paham akan situasi dan kondisi musa dan orng israel kapan dan disaat apa Allah menyebut ini. Akulah Tuhan dst-itu dikatakan Allah disaat Allah senang melihat israel karena sebgian kelompok israel dri mesir ada yang mengijuti ajarannya. Tapi dikisah selanjut ada orng israel yang melanggar peeintah Allah. Maka Allah membedakan mana israel yang ijut perintahnya dn mana yang tidak perintahnya. Maka keluarlah hukum mengenai haram. Itu lah terjadi disaat jamannya musa membawa israel keluar dri tanah mesir. Walaupun dibilang keturunan tapi keturnan orang israel. Yang melakukan pelanggaran dn tidak mengakui Allah.
Sedangkan diperjanjian baru.
Yesus lahir kita juga lahir dijaman selanjutnya. Berrti sebelum kita lahir yesus lahir jelas bener. Oleh karena itu yesus lahir untuk menggenapi hukum taurat itu. "Menggenapi" menggenapi bukan mengabulakn atw membuat hukum itu harus dilakukan. Tetapi menggenapi dalam arti menyamakan jaman yang dulu yang situasinya beda dengan menyamakan situasi yang sekarang. Kalo naman dulu jaman menentang allah skrg bukan jaman menentang allah lagi. Kali kita lahir sudah dibaptis dalam arti sudah menerima allah bapa putra dan roh kudus. Kalau kita lahir sudah menerima bapa putra dan roh kudus buat apalagi kah kita mengikuti larangan hukum haram? Sedangkan hukum haram adalah hukum yang dibuat untuk keturunan orang yahudi yang zaman itu belum seutuhnya mengenal allah?
Itu lah salah satu fungsi tukuan yesus datang. Dan semua omongan paulus bukan lah dikarang tapi utu semua adalah bersasarkan omongan yesus kristus juga. Ingat kristen jaman sekarang bukan lah kristen jaman dulu yang di bujuk bujuk musa untuk mengikuti perintah Allah. Tapi kristen jaman sekarang adalah kristen yang lahir dan menerima baptisan allah.
Semoga islam dapat memaklumi ajaran kristen yang satu negara dengan kami. Kalain cukup memahami dan menghargai. Tidak usah sampai mengoreksi alkitab kami. Karena otak dan tangan anfa tidak sanggup untuk memahami itu.
Salam sejahtera buat kita semua.
ReplyDeleteBuat kaum islam saya hanay mw bantu penjelasan ajaran alkitab. Yang mungkin jadi oertanyaan bagi kalian bahkan sampai menyatakan bahwa pengikut kristen tidak setia pada alkitabnya. Tapi disaat kami menujukkan kesetiaan kami pada alkitab,unat islam malah menyatakan alkitabnya yang salah sebagai contoh ajaran paulus.
Penjelsan tentang haram :
Dalam alkitab ada dua bagaian berdasarkan jamannya. Perjanjian lama dan perjanjian baru. Umat islam harus sangat sangat paham perbedaan dua injil ini. Paham akan isinya dan cerita alurnya. Pada perjanjian lama dari Allah menciptakan langit dan bumi dan isinya sampai nabi nabi dalam mengajarkan perintah Allah. Diperjanjian lama yahudi atw israel tidak mengenal allah. Padahal Allah sendiri menyayangi israel. Maka muncullah hukum yang disebut hukum taurat. Hukum itu ada macam macam. Ada hukum menandakan kebahagian Allah karena israel mengikuti perintah Allah seperti Akulah Tuhan allahmu jangan aada allah lain selain Aku. Dan hukum mengenai ajaran larangan/haram. Umat islam harus bener bener paham akan situasi dan kondisi musa dan orng israel kapan dan disaat apa Allah menyebut ini. Akulah Tuhan dst-itu dikatakan Allah disaat Allah senang melihat israel karena sebgian kelompok israel dri mesir ada yang mengijuti ajarannya. Tapi dikisah selanjut ada orng israel yang melanggar peeintah Allah. Maka Allah membedakan mana israel yang ijut perintahnya dn mana yang tidak perintahnya. Maka keluarlah hukum mengenai haram. Itu lah terjadi disaat jamannya musa membawa israel keluar dri tanah mesir. Walaupun dibilang keturunan tapi keturnan orang israel. Yang melakukan pelanggaran dn tidak mengakui Allah.
Sedangkan diperjanjian baru.
Yesus lahir kita juga lahir dijaman selanjutnya. Berrti sebelum kita lahir yesus lahir jelas bener. Oleh karena itu yesus lahir untuk menggenapi hukum taurat itu. "Menggenapi" menggenapi bukan mengabulakn atw membuat hukum itu harus dilakukan. Tetapi menggenapi dalam arti menyamakan jaman yang dulu yang situasinya beda dengan menyamakan situasi yang sekarang. Kalo naman dulu jaman menentang allah skrg bukan jaman menentang allah lagi. Kali kita lahir sudah dibaptis dalam arti sudah menerima allah bapa putra dan roh kudus. Kalau kita lahir sudah menerima bapa putra dan roh kudus buat apalagi kah kita mengikuti larangan hukum haram? Sedangkan hukum haram adalah hukum yang dibuat untuk keturunan orang yahudi yang zaman itu belum seutuhnya mengenal allah?
Itu lah salah satu fungsi tukuan yesus datang. Dan semua omongan paulus bukan lah dikarang tapi utu semua adalah bersasarkan omongan yesus kristus juga. Ingat kristen jaman sekarang bukan lah kristen jaman dulu yang di bujuk bujuk musa untuk mengikuti perintah Allah. Tapi kristen jaman sekarang adalah kristen yang lahir dan menerima baptisan allah.
Semoga islam dapat memaklumi ajaran kristen yang satu negara dengan kami. Kalain cukup memahami dan menghargai. Tidak usah sampai mengoreksi alkitab kami. Karena otak dan tangan anfa tidak sanggup untuk memahami itu.
Markus 7:19 (TB) karena bukan masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang di jamban?" Dengan demikian Ia menyatakan semua makanan halal.
ReplyDeleteBagaimana dgn ini? Diayat atasnya Yesus berkata "dengarkanlah perkataan ini dan camkanlah"! Kata Dia
Perintah Allah dan adat istiadat orang yahudi perikopnya
DeleteHi Billy. iya yang dibahas di ayat tersebut adalah tentang adat istiadat yaitu harus cuci tangan sebelum makan . Ayat tersebut tdk sedang berbicara makanan haram dan haram yang di tetapkan di buku taurat kan ? mereka sedang bebicara tentang adat istiadat ditempat itu, mrk menegur org yg makan tidak cuci tangan terlebih dahulu ( makanan yg akan dimakan pada wkt itu tentulah makanan halal menurut buku taurat ), jadi kalimat " dengan demikian ia menyatakan semua makanan halal" maksudnya adalah semua makanan itu halal dimakan baik cuci tangan atau tidak cuci tangan . Jelas sekali konteks ayat itu kan ?
DeleteMenurut saya, apa yang kita makan akan menjadi halal dan kudus saat kita mendoa'kannya, saya tdk setuju dgn perkataan bahwa walaupun mendoakan berjam2 tdk akan merubahnya menjadi halal atau kudus .... sedangkan Tuhan Yesus berkata jika engkau mempunyai iman sebesar bijih sesawi maka engkau dapat memindahkan gunung ... dan mintalah maka kepada mu akan diberikan dan percayalah dgn iman bahwa engkau telah menerima nya ... Nah, setiap makanan yg kita makan apabila kita meminta kepada ALLAH untuk menyucikan dan menguduskan nya dan yakin dgn iman telah di kudus kan maka itulah yg terjadi .... Untuk itulah apa yg kita makan hendaklah kita berdoa mengucap syukur dan memohon agar tangan Tuhan menjamah dan menguduskan nya ... Itulah kekuatan iman dan doa .... dan lagi apa yg masuk tdk menajiskan karena itu hanya sampai di Perut dan turun ke jamban tapi apa yg keluar itulah yg menajiskan karena apa yang keluar berasal dari dalam hati,perkataan2 yg kotor, kebencian, hujatan2, penghinaan itulah yg menajiskan manusia. Terima kasih.
ReplyDelete1 Korintus 10:25-33 (TB) Kamu boleh makan segala sesuatu yang dijual di pasar daging, tanpa mengadakan pemeriksaan karena keberatan-keberatan hati nurani.
ReplyDeleteKarena: "bumi serta segala isinya adalah milik Tuhan."
Kalau kamu diundang makan oleh seorang yang tidak percaya, dan undangan itu kamu terima, makanlah apa saja yang dihidangkan kepadamu, tanpa mengadakan pemeriksaan karena keberatan-keberatan hati nurani.
Tetapi kalau seorang berkata kepadamu: "Itu persembahan berhala!" janganlah engkau memakannya, oleh karena dia yang mengatakan hal itu kepadamu dan karena keberatan-keberatan hati nurani.
Yang aku maksudkan dengan keberatan-keberatan bukanlah keberatan-keberatan hati nuranimu sendiri, tetapi keberatan-keberatan hati nurani orang lain itu. Mungkin ada orang yang berkata: "Mengapa kebebasanku harus ditentukan oleh keberatan-keberatan hati nurani orang lain?
Kalau aku mengucap syukur atas apa yang aku turut memakannya, mengapa orang berkata jahat tentang aku karena makanan, yang atasnya aku mengucap syukur?"
Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.
Janganlah kamu menimbulkan syak dalam hati orang, baik orang Yahudi atau orang Yunani, maupun Jemaat Allah.
Sama seperti aku juga berusaha menyenangkan hati semua orang dalam segala hal, bukan untuk kepentingan diriku, tetapi untuk kepentingan orang banyak, supaya mereka beroleh selamat
1 Korintus 10:25-33 (TB) Kamu boleh makan segala sesuatu yang dijual di pasar daging, tanpa mengadakan pemeriksaan karena keberatan-keberatan hati nurani.
ReplyDeleteKarena: "bumi serta segala isinya adalah milik Tuhan."
Kalau kamu diundang makan oleh seorang yang tidak percaya, dan undangan itu kamu terima, makanlah apa saja yang dihidangkan kepadamu, tanpa mengadakan pemeriksaan karena keberatan-keberatan hati nurani.
Tetapi kalau seorang berkata kepadamu: "Itu persembahan berhala!" janganlah engkau memakannya, oleh karena dia yang mengatakan hal itu kepadamu dan karena keberatan-keberatan hati nurani.
Yang aku maksudkan dengan keberatan-keberatan bukanlah keberatan-keberatan hati nuranimu sendiri, tetapi keberatan-keberatan hati nurani orang lain itu. Mungkin ada orang yang berkata: "Mengapa kebebasanku harus ditentukan oleh keberatan-keberatan hati nurani orang lain?
Kalau aku mengucap syukur atas apa yang aku turut memakannya, mengapa orang berkata jahat tentang aku karena makanan, yang atasnya aku mengucap syukur?"
Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.
Janganlah kamu menimbulkan syak dalam hati orang, baik orang Yahudi atau orang Yunani, maupun Jemaat Allah.
Sama seperti aku juga berusaha menyenangkan hati semua orang dalam segala hal, bukan untuk kepentingan diriku, tetapi untuk kepentingan orang banyak, supaya mereka beroleh selamat
Mantap, ya klo hny jdi umat ikut2an suka gitu jdix, kbnyakn ngeyel asal2an/ abal2...
ReplyDelete(17) "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. (18) Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.
ReplyDeleteSaya mo tanya dulu, kalau kisah 10, apa artinya yah, Allah berkata bahwa semua yang dihalalkan oleh Allah tidak boleh engkau nyatakan haram?
ReplyDeleteLukas 16:16
ReplyDeleteHukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya.
Hukum Taurat berlaku hanya sampai zaman Yohanes pembaptis, ajaran Perjanjian Baru berlaku hukum kasih.
Jadi hukum dan ketetapan Perjanjian Lama sudah tidak berlaku lagi sekarang.
Roma14:17
Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.
1 korintus 8:8
"Makanan tidak membawa kita lebih dekat kepada Allah.
Kita tidak rugi apa-apa, kalau tidak kita makan dan kita tidak untung apa-apa, kalau kita makan."
Makanan tidak membuat orang jadi lebih taat kepada Tuhan, tapi orang taat kepada Tuhan jika orang mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama manusia.
Makanan tidak bisa membawa orang masuk surga.
Firman Tuhan soal rohani, bukan soal kesehatan, tidak pernah Tuhan mengharamkan makanan haram di Perjanjian Lama karna untuk kesehatan.
1 Timotius 4:4
Karena semua yang diciptakan Allah itu baik dan suatupun tidak ada yang haram, jika diterima dengan ucapan syukur,
Sejak awal Tuhan menciptakan tidak ada yang haram, tidak pernah Tuhan berfirman "lalu aku menciptakan tumbuhan dan binatang haram pada hari 3 atau sebagainya.
Semua yang diciptakan Tuhan baik, Tuhan maha kudus tidak bisa menciptakan sesuatu yang tidak baik, karna akan bertentangan dengan kemahakudusanya.
Yang bilang makanan haram berarti menyangkal Tuhan akan kemahakudusanya, berarti dia menganggap Tuhan bisa menciptakan sesuatu yang tidak baik.
Senang baca blog ini saling bertentangan dan berdebat tapi dengan cara yg tenang dan damai. Lanjuut kan berdebatan sehaat
ReplyDeleteSenang baca blog ini saling bertentangan dan berdebat tapi dengan cara yg tenang dan damai. Lanjuut kan berdebatan sehaat
ReplyDeleteboleh ajukan argument tapi jangan ada hujatan kebencian, apabila menurut kalian ada surat yg berbeda pada Alkitab maka sebaiknya yang diutamakan adalah ucapan langsung dari Allah, kemudian urutan kedua ucapan dari Yesus, dan ketiga apa yang disampaikan oleh para rosul yg lain.dan yang paling penting agar selamat sebaiknya jangan melanggar apa2 yang dilarang.
ReplyDeleteIni bagus sekali. Saya bookmark linknya. Makasih ya ka..
ReplyDeleteSangat jelas tuhan yg menciptakan semua kakanan.. dan tuhan yg mengatur mana makanan yg boleh dimakan oleh manusia dan mana yg tidak boleh.
ReplyDeleteHalo mbak. Terima kasih pembahasannya bermanfaat sekali buat saya. Ada yg ingin saya tanyakan, tapi menyimpang dari topik soal makanan haram atau halal. Tapi masih ada bersangkutan dengan perjanjian lama. Tadi katanya aturan di perjanjian lama semuanya masih berlaku. Lalu bagaimana dengan aturan tentang korban penghapus dosa? Masihkah kita harus mempersembahkan kurban ke altar gereja dan memercikkan darah? Masihkah kita harus menyembelih kambing atau ayam dan membawanya ke gereja? Karena ini juga bagian dari perjanjian lama dan tidak ada satu iota Pun yg bole dihapus. Terima kasih
ReplyDeleteHalo Bana Haner, Kalau yang kita percaya dan yakini bahwa korban darah domba penghapus dosa yang dulu dilakukan di kahba yang darah nya diserahkan ke Imam Imam lalu Imam yang menyerahkan dan bertugas untuk memercikan darah korban di bilik yang Maha Suci dalam kahbah tersebut, maka pada Jaman perjanjian baru itu telah disempurnakan dan digenapi oleh darah Yesus sebagai Korban yang sesungguhnya yang dijanjikan di Perjanjian Lama . Pada saat jam, menit dan detik mati nya Yesus di kayu salip, pada saat itu juga Tirai di kahba / bait Allah , yaitu Tirai pembatas antara bilik maha suci tempat imam berdoa dengan memercikan darah korban dan bilik suci tempat umat Tuhan berdoa dan menunggu Imam keluar dari bilik maha suci itu telah terbelah dua , yang artinya bahwa tidak ada lagi Tirai pembatas di bait Allah, tidak ada lagi darah korban yang harus disembeli untuk dikorbankan, tidak ada lagi pembatas / penghalang / perantara utk kita bisa datang kepada Tuhan minta pengampunan, tidak ada lagi Imam di Bait Allah yg akan mewakili kita untuk berdoa kepada Allah Bapa minta pengampunan, karena korban sesungguh nya yang menghapus dosa kita, dosa manusia itu, telah dibayar lunas oleh darah Yesus sebagai anak domba Allah yang selalu dijanji anjikankan di Perjanjian Lama . Itulah mengapa dikatakan perjanjian lama yaitu janji janji tentang kedatangan Yesus pertama kali yang akan menghapus dosa dosa keturunan dr Adam dan Hawa, dan Perjanjian Baru yaitu karena kita telah mendapatkan janji janji yang lama, maka perjanjian baru adalah bahwa kita akan menunggu kedatangan Yesus yang kedua kali , korban darah yang telah mati dan hidup untuk membawa kita kedalam kerajaan Allah yang dijanjikan bagi kita / mereka yang menerima dan percaya akan kedatangan Yesus yg pertama kali itu .
DeleteMasih aktif kah blog ini?
ReplyDeleteIni bersambungnya kemana ya ? Kok malah jadi diskusi aja..
ReplyDeleteBgmn dengan injil kisah para rasul ttg petrus dan cornelius.Dalam mimpi Allah menyuruh petrus makan daging haram (berbagai binatang berkaki 4,binatang menjalar dan burung.Yg berkaki 4 tdk d jelaskan memamah biak atau tidak tp yg jelas binatang trsb haram d perjanjian lama).Allah menyuruhnya makan dan petrus sempat menolak krn tau itu binatang haram.Bgmn penjelasan anda?.Kalo babi haram kenapa d ternakkan d jaman yesus.Kalo krn Yesus menyuruh roh jahat pindah ke babi itu menjadi haram berarti manusia yg kerasukan juga haram.
ReplyDeleteBgmn dengan injil kisah para rasul ttg petrus dan cornelius.Dalam mimpi Allah menyuruh petrus makan daging haram (berbagai binatang berkaki 4,binatang menjalar dan burung.Yg berkaki 4 tdk d jelaskan memamah biak atau tidak tp yg jelas binatang trsb haram d perjanjian lama).Allah menyuruhnya makan dan petrus sempat menolak krn tau itu binatang haram.Bgmn penjelasan anda?.Kalo babi haram kenapa d ternakkan d jaman yesus.Kalo krn Yesus menyuruh roh jahat pindah ke babi itu menjadi haram berarti manusia yg kerasukan juga haram.
ReplyDeleteAmin Tuhan Isa memberkati
ReplyDeleteGak ada manusia yg bisa ngerti alkitab
ReplyDeleteJanganlah qta saling membenarkan dengan pemikiran qt tapi selidikilah hati qta dan mari qta belajar dan mengitu sistem dan ajaran yg ad sebab itu mari qta baca alkitab it berkali2 atau berulang-ulang sambil dimengerti dan minta tuntunan kuasa Tuhan agar tidak ada perdebatan seperti ini (ujung-ujungnya kembalilah kembali ke firman)
ReplyDeleteTuhan Sudah tau apa dipemikiran manusia, Jika ada yg berfikir makanan haram menurut firman Tuhan biarlah itu jadi pendapat dan pemikirannya dan jika ada yg berpendapat makanan itu sudah tidak diharamkan biarlah itu menjadi pendapat yg menganggap menurut firman Tuhan tidak haram lagi. Bukankah yg tidak makan makanan haram itu semua dilakukan untuk Tuhan...?! Begitu juga yg menganggap makan itu tidak diharamkan lagi juga melakukan untuk Tuhan . Jadi sebaiknya tidak usah berdebat atau meributkan masalah makanan haram atau tidak haram lagi, akan tetapi pikirkanlah dan lakukanlah hal hal yg lebih penting dan utama dari pada makanan.
ReplyDelete